Konservasi Penyu Pulau Serangan

Pulau Serangan satu pulau kecil dengan luas seputar 300 hektar, terdapat di samping Selatan kota Denpasar. Beberapa tempat menarik serta kegiatan wisata disuguhi oleh pulau itu di antara pekerjaan watersport seperti di perairan Tanjung Benoa, wisata berenang dengan dolphin, bermain selancar, ada dermaga fast boat dari Bali ke Gili Trawangan serta pusat konservasi penyu. Buat penggemar lingkungan lokasi konservasi ini dapat menyuguhkan pekerjaan wisata edukasi, ditambah lagi bila anda liburan dengan anak-anak.

Baca Juga : Kecak Dan Seafood

Seperti namanya, pekerjaan di Pulau serangan ini mempunyai arah yang begitu mulia, lakukan usaha konservasi atau penyelamatan penyu dari kepunahan. Upaya-upaya yang dikerjakan ialah relokasi sarang penyu dengan ambil telor-telornya mengalihkannya ke tempat penangkaran supaya terlepas dari pemangsa yang lain seperti ular, burung serta kepiting, atau bahkan juga aksi pencurian oleh tingkah manusia.

Sebab rutinitas kura-kura laut itu di mana mereka menetas atau ditetaskan, maka mereka kembali pada tempat yang sama, nah usaha merelokasi ini ialah langkah penyelamatan pertama untuk keberlangsungan hidup mereka.Di alam bebas, tiap-tiap induk penyu siklus bertelurnya dari 2-4 tahun sekali, serta naik ke pantai seputar 4-7 kali untuk tempatkan telurnya di bawah galian pasir yang dibuatnya. Tidak selama-lamanya naik ke pantai untuk bertelur, jika induk itu tidak temukan tempat pas serta aman, maka balik lagi ke laut.

Penyu sendiri adalah binatang yang telah ada semenjak juta-an tahun kemarin, jika dihitung usianya telah ada semenjak zaman Dinosaurus, sebab potensi adaftasinya tinggi, binatang yang terancam punah itu, dapat kita dapatkan sampai saat ini, meskipun banyaknya hanya terbatas dalam dunia.

Updated: November 9, 2018 — 2:58 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Irock.web.id - Jasa SEO Master dan Ahli Pakar SEO Murah Powered By Jasa SEO Frontier Theme